Dampak sosial Informatika


NAMA:Ni Komang Intan Tri Cahyani 
KELAS: X AK 
ABSEN:26

Apersepsi

Informatika tumbuh dari sejarah perkembangan komputer di masa lampau dengan tokoh-tokoh jeniusnya. informatika menghasilkan produk yang bisa berdampak pada aspek ekonomi maupun hukum.

A.Sejarah Perkembangan Komputer

    komputer tidak lagi berbentuk desktop,  tetapi juga dapat berbentuk laptop konsep pintar jam tangan kacamata makan menyatu dengan merekam mana yang kita sebut dengan internet of things. 
sejarah mesin komputasi dimulai bahkan jauh sebelum Masehi yaitu +/- 2400 BC dengan Abacus, sebelum mesin elektronik pertama di ciptakan. Komputer kemudian dapat program yang dirancang oleh Charles Babage, dengan pemrograman pertamanya ialah seorang wanita bernama Ada Lovelace.

    model komputasi yang melahirkan komputer elektronik yang dipakai saat ini adalah Mesin Turing, mesin ini diciptakan oleh Alan Turing. Mesin turing merupakan model komputasi sebuah mesin abstrak yang mengolah simbol pada sepotong pita dengan mengacu ke sebuah tabel aturan. Meskipun sangat sederhana, diberikan sebuah algoritma komputer, sebuah mesin turing dapat menyimulasi logika algoritma yang dirancang. Mesin abstrak sederhana ini
menjadi dasar pengembangan bahasa pemrograman dan teori otomata yang mendasari otomasi. 
     perkembangan perangkat keras dan perangkat lunak selalu dimulai dari model abstrak. Ini membuktikan, berpikir komputasional selalu mendahului dan mendorong lahirnya teknologi. 
     sejak itu, beragam benda untuk membantu perhitungan ditemukan, dengan kompleksitas dan kinerja yang makin tinggi.
Perubahan komputer berlangsung terus sepanjang waktu dan secara berjenjang dipacu dengan perkembangan ilmu pengetahuan membuat komputer berevolusi.
      Komputer terdiri atas komputer personal, mini personal, mini komputer, dan mainframe. Siswa juga mempelajari jenis Software, mulai sistem perangkat lunak, development tools, dan aplikasi ( email, pemroses kata, pemroses lembar kerja, presentasi, browser, laboratorium virtual)
      di zaman sekarang siswa mudah menggunakan sistem komputer, yg jauh berbeda dengan saat komputer pertama kali ditemukan. 
      perkembangan teknologi tak lepas dari perkembangan ilmuwan dan insinyur yang mengembangkannya. Tokoh-tokoh tersebut tidak hanya menciptakan mesin, tetapi juga menciptakan konsep yang dipakai sampai sekarang, misalnya algoritma ditemukan pada tahun 830 oleh Al-Khawarizmi.

B. Aspek Ekonomi dan Hukum dari Produk Informatika 

1. Aspek Ekonomi
    industri perangkat keras dan perangkat lunak berkembang sejak ditemukannya komputer, perusahaan perangkat keras mainframe dan mini komputer yang muncul, misalnya IBM, Hitachi, Univac.
kemudian lahir PC (personal computer) laptop, tablet serta telepon pintar. Semua periferal seperti printer, alat input atau output lainnya.  
    industri di bidang perangkat lunak juga berkembang. Mula-mula, industri perangkat lunak menyatu dengan perangkat keras dan perangkat lunak dibangun untuk perusahaan atau pemerintahan.
cara kerja manusia dengan komputer mainframe dan mini komputer, di mana pengguna tidak berhubungan langsung dengan perangkat keras. 
Generasi selanjutnya manusia mulai dapat berinteraksi dengan komputer lewat kabel atau jaringan lokal dengan menggunakan terminal berbasis tabung. 
komputer hanya dipakai para profesional di kantor atau untuk para periset di laboratorium. Dengan lahirnya PC, komputer makin dipakai di rumah dan untuk kehidupan sehari-hari perkembangannya didukung dengan lahirnya internet. Komputer sekarang sudah menjadi genggaman manusia di dalam bentuk telepon pintar.  
industri perangkat lunak berkembang pesat untuk memenuhi kebutuhan manusia berinteraksi dengan komputer, atau manusia berinteraksi dengan manusia lainnya baik kelompok atau individual.
      Perangkat lunak diperlukan untuk menunjang kehidupan sehari-hari misalnya untuk berkomunikasi dan unjuk diri di dunia digital, edukasi, perdagangan/bisnis.
      Hampir semua sektor pemerintahan dan bisnis mengubah cara berbisnis dengan menyediakan jasa layanan online. 
Anak muda yang kreatif menumbuhkan perusahaan dari garasi, yang melahirkan perusahaan raksasa di bidang teknologi informasi seperti Microsoft, Apple, Google, dan Facebook. berbeda dengan model bisnis biasanya, model bisnis di bidang teknologi informasi mampu mendominasi akibat adopsi pasar yang sangat cepat. Suatau bisnis media sosial rasanya dapat memperoleh pengguna hingga milyaran dalam waktu kurang dari 5 tahun. Perkembangan ini mendisrupsi bursa  perusahaan terkemuka yang didominasi oleh perusahaan berbasis teknologi informasi. Pada tahun 2013, lima perusahaan dengan pasar terbesar terdiri atas Apple (teknologi), Exxon(minyak dan gas), Berkshire Hathaway (konglomerasi investasi), PetroChina (minyak dan gas), Walmart (retail), pada tahun 2018, posisi lima besar tersebut semuanya di kuasai oleh perusahaan di bidang teknologi informasi seperti Apple, Alphabet, Microsoft, Amazon, Tencent.
      kemudahan dan keterhubungan yang dimungkinkan dengan teknologi informasi telah menjadi kebutuhan primer bagi sebagian besar manusia. Bidang usaha mengadopsi secara masif teknologi informasi agar memenuhi Competitive necessity oleh perusahaan lainnya. Di sisi lain, investasi di aspek teknologi informasi pun mereka lakukan untuk mendapatkan teknologi yang belum dimiliki oleh saingan mereka yang dapat membuat mereka unggul dari perusahaan saingan mereka. Perusahaan yang menginvestasikan sejumlah besar dana pada perusahaan yang memiliki teknologi hal itu pada dasarnya dilakukan agar mereka dapat memperoleh value.
     Di sisi konsumen, value tersebut dirasakan di berbagai aspek kehidupan. Value tersebut berupa suatu kemudahan dan kenyamanan untuk melakukan suatu aktivitas, serta kemudahan untuk berhubungan atau berkomunikasi dengan pihak yang menawarkan layanan. Pada sisi hubungan sesama manusia, misalnya mulai dari tingkat keluarga teman hingga pekerjaan.  
Melihat peluang tersebut, berbagai perusahaan rintisan (startup) hadir di Indonesia titik data dari badan ekonomi kreatif yang sekarang telah bergabung dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi kreatif menyebut bahwa ada 992 perusahaan rintisan di bidang teknologi di Indonesia pada tahun 2018. Indonesia melahirkan 4 dari 8 perusahaan dengan nilai evaluasi terbesar, yaitu Go-Jek, Traveloka Tokopedia, dan Bukalapak. Pemerintah Republik Indonesia, melalui berbagai badan, membuat banyak program untuk melahirkan lebih banyak lagi perusahaan rintisan dan juga meningkatkan jumlah talenta digital yang siap menjadi penggeraknya.

2. Aspek Hukum
   Perangkat lunak merupakan hasil buah pikir (karya intelektual) manusia, seperti halnya buku atau karya lainnya. Oleh karena itu, perangkat lunak harus dihargai sebagai salah satu hak kekayaan intelektual. Sayangnya, karena bentuknya yang berupa benda digital, perangkat lunak lebih mudah untuk diperoleh melalui cara yang tidak legal/benar secara hukum, atau dengan istilah umumnya ialah melalui pembajakan titik perlu ditekankan bahwa melakukan pembajakan perangkat lunak itu tindakan melawan hukum. 

   Penggunaan suatu perangkat lunak tanpa lisensi dapat dianggap Pelanggaran atas hak eksklusif pemilik menurut hukum hak cipta atau koma kadang, paten dan dapat membuat pemilik menuntut pelanggarnya. Dalam suatu lisensi, penerima lisensi diizinkan untuk menggunakan perangkat lunak berlisensi sesuai dengan persyaratan khusus dalam lisensi. Lisensi dapat dianggap sebagai sebuah perjanjian hukum yang resmi antara pembuat perangkat lunak yang menyediakan lisensi tersebut (licensor) dan pihak pengguna perangkat lunak yang menerima lisensinya (licensee).




Komentar